"Semua dibagikan kepada masyarakat yang terdampak," ucapnya.

Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 20 September 2026 menyebutkan luasan lahan terbakar di Barito Selatan telah mencapai 962,8 hektare, Kapuas 1.093 hektare, dan Pulang Pisau 1.628 hektare.

Gubernur Kalteng menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, dunia usaha, dan masyarakat.

β€œKita tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan seluruh elemen, termasuk dunia usaha dan masyarakat,” ucapnya.

Gubernur Agustinar juga menekankan perusahaan perkebunan, kehutanan, dan pemegang izin lainnya, agar benar-benar menjalankan tanggung jawab dalam pencegahan dan penanganan karhutla di area masing-masing.