NADIKABAR.COM β Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud meminta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi (migas) untuk menanam minimal satu juta pohon mangrove di kawasan pesisir dan Delta Mahakam untuk memulihkan ekosistem dari dampak operasional industri tersebut.
Rudy Masβud di Samarinda, Rabu, mengatakan kelestarian Delta Mahakam dan kawasan pesisir harus tetap terjaga di tengah aktivitas industri migas, sehingga kawasan mangrove terlindungi dan tidak terdampak aktivitas operasional di sekitar delta maupun lepas pantai Kaltim.
βSaya sangat berharap seluruh KKKS memperbanyak penanaman mangrove di kawasan pesisir dan Delta Mahakam. Minimal tanam sejuta mangrove. Tidak seberapa itu uangnya bagi KKKS,β ujar Gubernur Rudy Masβud.
Delta Mahakam merupakan kawasan delta di muara Sungai Mahakam yang bermuara ke Selat Makassar. Wilayahnya meliputi sejumlah area di Kabupaten Kutai Kartanegara, antara lain Muara Badak, Muara Jawa, Samboja, Sangasanga, dan Anggana.
Keberadaan mangrove dinilai sangat bermanfaat untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir, seperti menahan abrasi, meredam energi gelombang, serta mencegah intrusi air laut ke daratan.
Selain itu, kawasan mangrove berperan penting dalam memulihkan ekosistem pesisir serta menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa, termasuk ikan, udang, kepiting, dan burung air.
Hutan mangrove juga mampu menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar sehingga berperan dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
Berdasarkan data penelitian, simpanan karbon median hutan mangrove di Indonesia tercatat sekitar 950,5 Mg C per hektare. Sementara itu, potensi pengurangan emisi gas rumah kaca mencapai 67,43 ton per hektare per tahun.
βSelain itu, kawasan mangrove juga akan membantu mata pencaharian nelayan, serta berpotensi dikembangkan untuk ekowisata dan produk olahan lokal,β jelas Rudy Mas'ud.