“Kami akan mendiskusikan masalah kuota dan jam operasional distribusi BBM bersama Menteri ESDM serta Direktur Utama Pertamina,” tutur Rudy.
Terkait gangguan pasokan kelistrikan PLN, Pemprov Kaltim menyoroti kendala suplai gas di PLTU Senipah dan perbaikan jaringan Teluk Balikpapan.
Pemerintah daerah mengkritisi klaim rasio elektrifikasi daerah yang disebutkan telah mencapai 98 persen namun dalam kenyataannya masih kerap terjadi pemadaman.
“Saya akan bertemu Direktur Utama PLN untuk mengevaluasi keandalan listrik agar masyarakat tidak terus mengalami pemadaman bergilir,” ucap Rudy.
Isu lain yang dibahas bersama elemen mahasiswa yakni mengenai penurunan persentase kepemilikan saham daerah di PT Cahaya Fajar Kaltim.
Kepemilikan saham milik pemerintah daerah di perusahaan pembangkit listrik tersebut tercatat merosot tajam dari 79 persen menjadi tinggal 17,6 persen.