"Pengalaman tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan strategi pembangunan dan memperkuat ketahanan nasional, khususnya dalam mewujudkan kemandirian energi Indonesia,” tambah dia.

Ace berharap pengalaman pembelajaran di Vietnam ini dapat menjadi bahan perbandingan bagi para peserta didik dalam memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan di Indonesia.

Untuk diketahui, P4N Angkatan LXX merupakan program pendidikan Lemhannas untuk menyiapkan calon pimpinan nasional. Program yang sebelumnya dikenal sebagai Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ini berlangsung selama lima setengah bulan dengan peserta dari unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara, dan kalangan non-aparatur sipil negara.

Studi Strategis Luar Negeri yang berlangsung pada 4–6 November 2026 di Vietnam merupakan bagian dari kurikulum pendidikan Lemhannas. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami perkembangan lingkungan strategis internasional dan mengolah pengalaman negara lain menjadi bahan rekomendasi kebijakan bagi Indonesia.