"Bagi Muhammadiyah, Muktamar itu seperti hari raya. Persiapannya biasanya dilakukan hingga lima tahun sebelumnya, termasuk kesiapan membangun gedung baru untuk lokasi pelaksanaan," jelas Agung.
Pihaknya menyampaikan pembukaan muktamar direncanakan berlangsung di Stadion Teladan Medan, dan persidangan Muhammadiyah maupun 'Aisyiyah di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Menurutnya, kegiatan ini diperkirakan akan menarik hingga satu juta pengunjung dari berbagai wilayah Indonesia, dan luar negeri.
Selain persidangan, panitia juga menyelenggarakan ekspo pameran ekonomi, pertemuan internasional menghadirkan perwakilan cabang Muhammadiyah dari 30 negara, dan organisasi Islam dunia.
"Kami memohon kesediaan pak Gubernur untuk menjadi penasihat atau pengarah dalam struktur kepanitiaan penyelenggaraan Muktamar Ke-49 Muhammadiyah," papar Agung.