NADIKABAR.COM — Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menyerukan penghentian kekerasan terhadap warga sipil menyusul rentetan gangguan keamanan yang menimbulkan korban jiwa di wilayah tersebut.

John Tabo dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa, mengatakan masyarakat di delapan kabupaten perlu bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar aktivitas masyarakat serta pembangunan dapat berjalan dengan baik.

"Kami minta kepada masyarakat di delapan kabupaten untuk menjaga situasi kamtibmas di daerah masing-masing sehingga segala aktivitas apa pun dapat berjalan dengan baik dan lancar," katanya.

Seruan tersebut disampaikan setelah sejumlah peristiwa kekerasan terjadi di Papua Pegunungan dalam beberapa waktu terakhir.

Pada 9 September 2026, tiga warga sipil yang merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya meninggal dunia dalam penembakan di Distrik Muliama. Aparat keamanan menduga penembakan tersebut dilakukan kelompok bersenjata.