NADIKABAR.COM — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyampaikan upaya penurunan kasus stunting di wilayah tersebut membutuhkan kerja kolaboratif berbagai pemangku kepentingan.

"Jawa Tengah akan paling depan memerangi stunting. Seluruh kepala daerah di Jateng dituntut untuk menurunkan stunting," katanya, di Semarang, Senin, saat audiensi delegasi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) berkaitan dengan penyelenggaraan konsolidasi teknis percepatan penurunan stunting.

Rencananya, Setwapres akan menggelar konsolidasi teknis percepatan penurunan stunting dan advokasi pencegahan stunting regional Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) di Kota Semarang pada 22-23 September 2026.

Karena itu ia menyambut positif rencana kegiatan Setwapres tersebut mengingat upaya penurunan dan pencegahan stunting tak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

Ia mengatakan kerja-kerja kolaboratif yang perlu dilakukan antara lain pendampingan, pencegahan pernikahan dini, dan sebagainya.