NADIKABAR.COM — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyoroti kesiapan operator pengisian BBM di sejumlah SPBU di Kota Makassar di tengah antrean panjang pengisian BBM. Sorotan itu mencuat usai Andi Sudirman menemukan SPBU yang kekurangan operator nozzle sehingga pengisian BBM tidak maksimal.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pun langsung menambah jumlah operator. Hingga saat ini telah direkrut sekitar 50 tenaga operator baru yang akan ditempatkan pada 25 SPBU di Makassar yang beroperasi selama 24 jam.

"Penambahan tenaga ini tentu kami harap dapat memperkuat pelayanan di lapangan, mempercepat proses pengisian BBM, serta mengurangi potensi terjadinya antrean panjang di SPBU," kata Andi Sudirman dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Selain penambahan operator, pengawasan penyaluran BBM juga diperketat. Tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan telah ditempatkan di setiap SPBU untuk memantau aktivitas pengisian dan memastikan penyaluran BBM.