Yulius juga mengapresiasi ketatnya persaingan pada Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri II yang diikuti kontingen dari berbagai provinsi.

Menurut dia, setiap daerah mengirimkan peserta terbaik sehingga sejumlah perlombaan berlangsung dengan selisih finis yang sangat tipis.

"Masing-masing provinsi mengirimkan yang terbaik. Tadi kita bisa melihat jarak setiap iven kadang hanya setengah badan, setengah kepala. Kejurnas kali ini sangat ketat, termasuk penonton," katanya.

Berdasarkan akumulasi hasil seri pertama di Pangandaran, Jawa Barat, dan seri kedua di Tompaso, Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum dengan 149 poin.

Jawa Barat menempati peringkat kedua dengan 44,5 poin, disusul Papua Selatan 39,5 poin, Jawa Tengah 33,5 poin, dan DKI Jakarta 24 poin.