"Seperti yang terjadi di Solok, kita membantu Pemerintah Kabupaten Solok. TNI hadir disana membantu rakyat, membantu masyarakat dan membantu pemerintah daerah," kata dia.

Menurut dia, peringatan HUT ke-81 TNI tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta menegaskan peran TNI dalam menjaga kedaulatan dan membantu masyarakat dalam berbagai kondisi.

Dalam upacara tersebut, pasukan berada di bawah satu komando Komandan Upacara Letkol Marinir Afrison Taufik. Perwira yang sehari-hari menjabat sebagai Dandenma Lantamal II itu merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 52 Tahun 2006, putra kelahiran Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, dan alumni SMA Negeri 2 Padang.

Sementara Perwira Upacara Parade dijabat Letkol Laut (H) Jhoni Hendrik, S.H., M.H., lulusan Perwira Karir TNI Tahun 2008 yang sehari-hari menjabat sebagai Paban Ster Lantamal II. Upacara diikuti sejumlah satuan TNI dari unsur Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Marinir, ASN TNI dan Korps Kadet Republik Indonesia.

Parade juga menampilkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan kendaraan pendukung gabungan TNI, di antaranya kendaraan kawal Polisi Militer, kendaraan penjernih dan penyuling air, kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, kendaraan Maung, truk, hingga Rigid Buoyant Hull Boat milik Satrol Lantamal II.