Pihaknya menyebutkan, sekitar 10 kabupaten/kota di Sumatera Utara mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif pada 2026, sementara sejumlah daerah lainnya masih berada di bawah rata-rata.

"Pertumbuhan tidak begitu merata, mungkin sekitar 10 kabupaten/kota. Tantangannya di Sumut ada yang sangat baik sekali, dan buruk sekali. Kita masih punya daerah tertinggal di Kepulauan Nias, mudah-mudahan kita bisa mengurangi ketimpangan itu," kata Bobby.

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi besar dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pihaknya terus berupaya menempatkan sumber daya manusia terbaik untuk mendukung pelaksanaan kebijakan ekonomi di daerah.