"Karena itu, hari ini yang punya potensi besar adalah sektor UMKM. Karenanya Sumatera Utara mencoba mengganti pendekatan kepada para pelaku UMKM," tegas Bobby.

Gubernur juga mendorong agar misi dagang dan investasi tersebut tidak berhenti pada transaksi perdagangan, tetapi juga dilanjutkan kerja sama usaha yang lebih luas.

Dengan demikian, produk-produk pelaku UMKM Sumatera Utara maupun Jawa Timur diharapkan mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional.

Data Dinas Koperasi, Usaha, Kecil, dan Menengah Provinsi Sumut 2025, menyebutkan, Sumatera Utara memiliki sekitar 1,4 juta unit UMKM, di antaranya sekitar 98,9 persen pelaku usaha mikro dan kecil.