"Pengalaman bekerja di Jepang dapat menjadi bekal untuk mengembangkan keterampilan, dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh setelah kembali ke Tanah Air," katanya.
Selain itu, lanjut dia, Jepang juga memiliki teknologi pengolahan limbah industri dan teknologi pertanian, sehingga berpotensi mendukung peningkatan produktivitas.
Furugori juga menyampaikan, dirinya akan segera mengakhiri masa tugas di Sumatera Utara dan kembali ke Jepang.
Dia berkomitmen meneruskan berbagai peluang kerja sama kepada pejabat yang menggantikannya, dan potensi investasi di Sumut menjadi bahan pembahasan dengan Kedutaan Jepang di Jakarta.
"Saya sudah merasakan nikmatnya di Sumatera Utara dengan kulinernya yang sangat enak. Saya mohon izin kembali ke Jepang. Selanjutnya penerus saya akan melanjutkan apa yang sudah kita bahas di sini,” ungkap Furugori.