NADIKABAR.COM — Gudang di Jalan Rambutan, Desa Kwarasan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, membuat warga curiga. Bangunan yang seharusnya beraktivitas pada siang hari itu justru ramai dengan orang keluar masuk setiap malam. Belakangan diketahui, tempat tersebut ternyata menjadi markas kasino.
Markas kasino itu kemudian digerebek Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Sebanyak 71 orang diamankan dalam penggerebekan tersebut dan 30 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengungkap awal mula kecurigaan warga terhadap aktivitas di lokasi tersebut. Warga melihat adanya aktivitas yang tidak biasa pada malam hari.
"(Kecurigaan warga?) Waktu itu aktivitasnya jadi tiap malam. Jadi katanya kok ada malam keluar masuk, keluar masuk seperti itu saja itunya. Padahal kan harusnya kalau pertokoan atau pergudangan itu kan dilakukan di siang hari. Nah, itu banyakan di malam hari," katanya ditemui di Edutorium UMS, Minggu (30/8/2026).
Angga mengatakan Polres Sukoharjo sebenarnya telah melakukan pengecekan ke gudang tersebut sekitar dua bulan sebelum penggerebekan. Namun, ketika itu polisi tidak menemukan aktivitas mencurigakan.
"Dari Polres Sukoharjo sendiri, dengan adanya kejadian ini, ini pun juga sebagai suatu hal yang mengejutkan kami, walaupun sebenarnya sudah mengetahui. Kalau kita waktu itu sebelum dari Bareskrim itu kan kita juga melakukan kegiatan sebelumnya itu sudah 2 bulan lalu, namun informasinya sudah tidak ada atau mungkin waktu itu tidak ada kegiatan," ungkapnya.
Pengecekan saat itu dilakukan bersama masyarakat setempat. Dari luar bangunan, tidak terlihat adanya aktivitas mencurigakan karena tempat tersebut memang tampak seperti gudang biasa.