NADIKABAR.COM — Nama Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid masuk 5 besar calon Ketua Umum PBNU yang meraih suara tertinggi usulan dari pengurus cabang dan pengurus wilayah NU. Namun, mantan Ketum GP Ansor ini gugur karena sedang menduduki jabatan politik.

Berdasarkan usulan seluruh PC, PCI dan PWNU, perolehan suara Nusron masuk 5 besar. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin di posisi pertama dengan 472 suara, KH Zulfa Mustofa 262 suara, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam 261 suara, KH Yahya Cholil Staquf 258 suara, serta KH Nusron Wahid 207 suara.

Namun, nama Nusron gugur ketika forum sidang pleno V meneliti syarat administrasinya. Nusron tidak lolos ke tahap selanjutnya lantaran saat ini menjabat Menteri ATR/BPN yang merupakan jabatan politis.

"Dengan tidak mengecewakan para pendukungnya, tentu menyampaikan permohonan maaf karena secara administrasi belum memenuhi syarat," kata Pimpinan sidang, Ketua PWNU Sumbar Prof Ganefri di halaman Gedung Serba Guna (GSG) KH Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Senin (31/8/2026).