"Alhamdulillah tetap bersyukur bisa mencapai babak sejauh ini tapi ya sangat kecewa, tidak sesuai harapan. Saya terima sebagai kesempatan untuk belajar lebih baik," kata Alwi dalam keterangannya melalui federasi.
Ia mengakui Chou bermain sangat dominan sejak awal. Ditambah kondisi angin yang tidak menentu membuat Alwi Farhan sulit mengembangkan permainan.
"Memang tidak gampang mengatasi lawan, dari awal Chou memang aktif banget untuk mencari serangan dan saya beberapa kali serba salah juga. Dengan kondisi lapangan yang menang kalah anginnya terasa dia yang punya tenaga besar benar-benar memegang kendali," ujarnya.