Erupsi Gunung Anak Krakatau berlangsung sejak Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB hingga pagi. Erupsi juga disertai terdengarnya dentuman dan suara gemuruh dari Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau di Pasauran.

"Terdengarnya dentuman dan suara gemuruh dari Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau menjadi bagian dari aktivitas erupsi yang masih berlangsung. Masyarakat diminta tidak mendekati kawasan gunung api untuk melihat aktivitas erupsi maupun mengambil gambar atau video, mengingat masih terdapat potensi lontaran material dari kawah aktif," imbaunya.

Gunung api tersebut mencatat satu kali letusan dengan amplitudo 70 milimeter dan durasi mencapai 6 jam. Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau berawan hingga mendung dengan tiupan angin lemah hingga sedang ke arah barat laut.