Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 55 milimeter (mm). Durasi erupsi tercatat sementara sekitar 6 menit 29 detik.

Saat ini Gunung Anak Krakatau masih berstatus level II atau waspada.

Badan Geologi mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.