"Masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Gunung Bromo," ujarnya.

Pihaknya juga memberi peringatan khusus mengenai ancaman letusan freatik yang bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa adanya tanda khusus sebelumnya.

"Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Bromo agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba - tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas," pungkasnya.