Menurutnya, rencana kunjungannya pada 15 Agustus sebelumnya harus dijadwalkan ulang karena kawasan wisata masih belum dibuka karena ada bencana karhutla. Setelah pembukaan resmi pada Kamis dini hari, ia pun kembali datang untuk menikmati suasana Bromo.

Dikirullah mengaku kunjungan ke Gunung Bromo bukan yang pertama baginya. Ia tercatat sudah empat kali mengunjungi kawasan wisata tersebut.

Pascakebakaran, ia juga mengimbau wisatawan agar lebih peduli terhadap kelestarian alam. Pengunjung diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan dan menjaga kebersihan selama berada di kawasan wisata.

"Untuk para pengunjung, jangan buang sembarangan, terus jangan merokok. Biar alamnya tetap terjaga, supaya banyak wisatawan yang bisa datang ke sini," katanya.

Sementara itu, Lukman, salah seorang sopir jeep wisata Bromo, menyambut baik pembukaan kembali kawasan tersebut. Menurutnya, wisatawan mulai berdatangan dan pesanan jasa jeep kembali meningkat.