Aktivitas pendakian ke Gunung Dukono masih ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sejak 8 Mei 2026, menyusul erupsi yang menewaskan tiga pendaki akibat terkena material vulkanik pada awal Mei tahun ini.

"Masyarakat di sekitar Gunung Dukono serta pengunjung dan wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer," ujarnya.

Bambang juga mengingatkan bahwa letusan yang disertai abu vulkanik dapat terjadi secara periodik. Sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin sehingga wilayah terdampak dapat berubah-ubah.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan saat terjadi hujan abu vulkanik guna menghindari gangguan pada sistem pernapasan.