Stanislaus menjelaskan seiring letusan, terjadi 74 kali embusan, 22 kali tremor nonharmonik, dan tiga kali tektonik jauh. Selain itu, erupsi Gunung Ile Lewotolok juga membelah aliran lava menjadi dua bagian. Yakni, ke sektor selatan tenggara mencapai 1.800 meter dari bibir kawah dan ke sektor timur laut sejauh 1.100 meter dari bibir kawah.

"Masyrakat diharapkan wewaspadai potensi ancaman bahaya guguran atau longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, dan sektor timur laut Gunung Ile Lewotolok," tandasnya.