Sejalan dengan itu, petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ahmad Rifandi mencatat erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 15,6 mm dan durasi sekitar 48 detik.
"Tinggi kolom abu akibat erupsi tersebut tidak teramati dari pos pengamatan. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II (Waspada)," kata dia.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat dan pihak terkait demi mengantisipasi dampak dari aktivitas vulkanik.
Ia menegaskan masyarakat, pendaki, pengunjung, maupun wisatawan dilarang keras memasuki atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek).