"Mayon sedang memasuki fase baru erupsi magmatik, dengan peningkatan risiko aliran lava dan PDC (arus densitas piroklastik) yang berbahaya... yang dapat berdampak pada lereng bagian atas hingga tengah gunung berapi tersebut dalam beberapa hari hingga minggu ke depan," ungkap Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina dalam laporannya.

Arus densitas piroklastik, atau pyroclastic density currents (PDC), merujuk pada awan panas yang bergerak cepat di lereng gunung berapi.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina mengimbau otoritas setempat untuk mengevakuasi area-area di dekat kawah gunung "karena adanya bahaya PDC, aliran lava, guguran batu, dan ancaman vulkanik lainnya".

Sementara pesawat terbang juga disarankan tidak mengudara terlalu dekat dengan area Gunung Mayon untuk sementara waktu.