Aktivitas erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 140 detik.

"Gunung Semeru mengalami erupsi dengan kolom abu teramati setinggi 1.000 meter. Kolom abu teramati berwarna kelabu," ujar Petugas Pos pengamatan gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima kepada NadiKabar, Senin (14/9/2026).

Petugas mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.