Erupsi kelima terjadi pada pukul 06:20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya, serta letusan terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sementara 93 detik.

Dua jam kemudian, Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 08.20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1 km di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.

"Letusan itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sementara sekitar 85 detik," katanya.

Liswanto menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga. Dengan status Siaga tersebut, masyarakat pun tidak disarankan melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pada wilayah sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak yang menjadi pusat erupsi.