NADIKABAR.COM — Gunung Semeru di Jawa Timur masih berstatus Level III atau Siaga. Berdasarkan pengamatan PVMBG pada Rabu, 9 September 2026 periode 00.00-06.00 WIB, aktivitas kegempaan Gunung Semeru masih tercatat, termasuk gempa letusan/erupsi, guguran, dan harmonik.
Status Level III atau Siaga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas gunung api yang semakin nyata atau gunung api sedang mengalami erupsi. Lantas, apa arti status tersebut dan apa saja rekomendasi yang perlu diperhatikan masyarakat sekitar Gunung Semeru?
Gunung Semeru berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Gunung api ini memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan posisi geografis pada 8,108° Lintang Selatan dan 112,92° Bujur Timur.
Status Level III (Siaga) merupakan salah satu tingkat aktivitas gunung api yang ditetapkan berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental. Pada status ini, aktivitas gunung api mengalami peningkatan yang semakin nyata atau gunung api sedang mengalami erupsi.
Ancaman bahaya erupsi dapat meluas, tetapi tidak mengancam pemukiman penduduk. Masyarakat di kawasan yang berpotensi terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti rekomendasi yang diberikan pemerintah melalui PVMBG.
Untuk wilayah yang masuk KRB I, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sekitar lembah sungai yang berhulu di daerah puncak.
Masyarakat di KRB II mulai perlu menyiapkan diri untuk mengungsi sambil menunggu perintah dari pemerintah daerah sesuai rekomendasi teknis Kementerian ESDM.