TPA Sente sendiri tidak lagi menerima kiriman sampah setelah resmi ditutup akhir Januari lalu. Pantauan NadiKabar di lokasi pada Selasa (25/8), tumpukan sampah tak terurai di lokasi tersebut masih mengeluarkan aroma abu setelah sempat menyala beberapa hari lalu.
Sejauh ini, DLHP Klungkung belum merancang tata kelola eks TPA Sente pascapenutupan. Menurut Aswin, upaya menjadikan bekas TPA tersebut sebagai ruang terbuka hijau membutuhkan waktu cukup panjang.
"Saat ini memang belum ada arah ke sana. Karena kita tahu kondisinya masih ada gas metana di sana," jelas Aswin.
Salah seorang warga Desa Pikat, Ketut Sudarsa, mengatakan sampah di TPA Sente sempat terbakar beberapa waktu lalu. Menurutnya, tumpukan sampah di sana berpotensi terbakar lagi jika tidak diawasi.