Pembahasan juga mencakup pemberdayaan desa dan ekonomi masyarakat melalui koperasi, efektivitas koordinasi pemerintahan pusat dan daerah, serta peran institusi negara dalam menjaga stabilitas nasional.

Berbagai perspektif tersebut, lanjut Fahmi, memperlihatkan keterkaitan antarsektor dalam mendukung agenda pembangunan yang berkelanjutan dan merata.

Berbagai pembahasan dalam β€œRapor untuk Rakyat” menegaskan bahwa kinerja pemerintahan tidak hanya dilihat dari capaian program, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan tantangan yang masih perlu diselesaikan.

Fahmi berharap diskusi ini dapat menjadi referensi bagi masyarakat untuk memahami perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran sekaligus melihat ruang perbaikan ke depan demi pembangunan yang semakin berpihak pada rakyat.