Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi saat dimintai konfirmasi menjelaskan gejala keracunan tidak hanya terjadi di SMPN 3 Turi. Namun, dilaporkan juga terjadi di SD Muhammadiyah Balerante dan SMK Muhammadiyah.

"Disusul berbarengan SD Balerante, kemudian SMK Muhammadiyah. Yang terakhir saya pulang tadi 24 orang di SMPN, di antaranya satu guru," ungkap Mustadi saat dimintai konfirmasi detikJogja siang ini.

Dijelaskan Mustadi, ada 20 siswa di SMK Muhammadiyah yang mengeluhkan gejala keracunan. Sedangkan di SD Muhammadiyah Balerante sebanyak 2 orang.

"Waktu saya pulang tadi, jadi 24 di SMPN nya, tapi itu gurunya 1. SMK-nya 20, tambah SD-nya 2 orang. Ya gejalanya mual muntah," jelasnya.