NADIKABAR.COM — Seorang pria yang berprofesi sebagai guru seni tari di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Jakarta diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswa laki-laki. Dugaan mengenai pelecehan tersebut beredar di media sosial.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, disebutkan seorang guru seni tari di SMK tersebut diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswa laki-laki. Guru pria berinisial K itu disebut telah melakukan pelecehan secara fisik dan verbal.

Disebutkan bahwa K telah mengajar di SMK tersebut selama lebih dari 17 tahun. Oknum guru tersebut diduga melakukan flirting hingga mengajak siswa berduaan di tempat sepi dengan alasan tertentu.

Salah satu tempat yang sering disebut dalam laporan adalah ruang gym. Selain melakukan pelecehan, oknum guru tersebut disebut melakukan kekerasan seperti mencubit siswa.

Merespons hal itu, Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta telah membebastugaskan guru tersebut. Pihaknya juga tengah membentuk tim terpadu untuk memeriksa dugaan tersebut.

"Yang bersangkutan sudah dibebastugaskan dari sekolah tersebut. Bersamaan dengan itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta sedang membentuk Tim Terpadu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan," kata Chico, Rabu (7/10/2026).

Chico menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan kekerasan maupun pelecehan, terlebih jika terjadi di lingkungan sekolah.

"Pemprov DKI Jakarta tidak mentolerir perilaku kekerasan dan pelecehan dalam bentuk apapun apalagi di lingkungan sekolah," ujarnya.