NADIKABAR.COM — Kepala sekolah (kepsek) dan guru SD di Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, yang viral karena terekam CCTV saat berhubungan seks di ruangan sekolah disebut punya jadwal kencan rutin tiap Rabu dan Sabtu.

"Itu dilakukan bukan hanya sekali. Bahkan itu sudah menjadi kegiatan rutinitas yang dilakukan setiap hari Rabu dan hari Sabtu," kata tokoh Desa Kedungwuni, Saim (46), saat ditemui wartawan, Selasa (8/9/2026).

Saim mengatakan, sebelum ada pemasangan CCTV, perbuatan kepsek dan guru itu sempat diketahui oleh sejumlah guru lain maupun wali murid.

"Nah, sempat. Iya, sempat kepergok dengan guru, sempat kepergok dengan wali murid, ketika ditegur itu mengelak," ujar dia.

Setelah teguran itu kandas lantaran tanpa bukti, komite sekolah bersama karyawan lainnya berinisiatif memasang CCTV. Komite sekolah dan karyawan disebut iuran Rp 200 ribu untuk membeli CCTV.

"Makanya dari komite sekolah ada inisiatif memasang CCTV itu untuk bisa mengambil bukti apa yang dilakukan keduanya," kata Saim.

Diketahui rekaman itu viral setelah diunggah di media sosial, salah satunya akun Facebook Pekalongan Berita. Dalam rekaman CCTV, terlihat kepsek dan guru SD tersebut sedang berhubungan badan di kursi sebuah ruangan.

"VIRAL! Bocor Rekaman CCTV Diduga Ungkap Kemesraan Oknum Kepala Sekolah dan Guru SD di Desa Langkap, Kedungwuni," tulis akun Facebook Pekalongan Berita seperti dilihat NadiKabar.

Salah seorang warga yang ikut memasang CCTV itu menambahkan, hubungan kepsek dan guru itu sudah dicurigai masyarakat sekitar sekolah.