"Nama baik Kementerian Sosial adalah tanggung jawab bersama, dan Sekjen berada di garis depannya. Kelima hal tersebut saya minta betul menjadi perhatian," tegasnya.

Kepada Hasan Chabibie yang baru bertugas, Gus Ipul secara spesifik menginstruksikan perbaikan tata kelola keuangan dan aset. Tujuannya guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan menindaklanjuti temuan BPK.

Manajemen ASN berbasis meritokrasi juga menjadi sorotan tajam. Gus Ipul meminta jajarannya disiplin dan tidak berkompromi terhadap pelanggaran berat, termasuk keterlibatan ASN dalam judi online.

"Sederhanakan proses, percepat layanan, dan manfaatkan teknologi untuk efisiensi dan pengawasan. Sampaikan kinerja secara terbuka dan respons isu dengan data, bukan dengan asumsi," pesan Gus Ipul.

Terakhir, ia meminta seluruh pejabat dan pegawai Kemensos untuk mendukung penuh Sekjen yang baru demi keberhasilan bersama dalam melayani rakyat.

"Kerja kita di sini adalah untuk rakyat yang paling membutuhkan. Yaitu keluarga miskin, anak-anak yang ingin sekolah, lansia, penyandang disabilitas, dan yang selama ini belum tersentuh negara," pungkasnya.