"Saya berharap kepada para kadet sekalian memanfaatkan waktu selama dua minggu dengan baik, dampingi siswa Sekolah Rakyat dengan penuh empati dan junjung kesetaraan dalam pendidikan. Karena siswa sekolah rakyat butuh keteladanan, role model, bimbingan nyata di tengah-tengah mereka. Saya mengucapkan terima kasih jajaran Kemenhan lewat Unhan," ujar Gus Ipul.
Donny menyampaikan bahwa program pengabdian ini merupakan kesempatan bagi para kadet Unhan untuk menerapkan ilmu serta pengalaman, terutama dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, dan bela negara. Ia meminta para kadet tidak hanya membagikan pengetahuan, tetapi juga memberikan teladan positif bagi para siswa Sekolah Rakyat.
"Ajarkanlah apa yang sudah kalian dapatkan di Unhan kepada mereka agar mereka paling tidak memiliki karakter, mempunyai akhlak yang mulia. Karena yang paling penting saat ini adalah bagaimana kita membentuk karakter bangsa Indonesia ini. Jadi ini suatu hal yang sangat luar biasa kalian mendapatkan kesempatan yang sangat baik untuk mengabdikan kepada masyarakat," tutur Donny.
Donny juga mengajak para kadet meniatkan pengabdian sebagai ibadah karena kegiatan ini dapat berdampak luar biasa dalam upaya untuk memutus rantai kemiskinan melalui program Sekolah Rakyat.
"Kalian adalah salah satu aktor yang ikut berperan dalam memutus rantai kemiskinan dan rantai permasalahan sosial yang ada di bangsa Indonesia ini," pungkasnya.
Program pengabdian ini melibatkan 1.509 personel, terdiri atas 1.188 kadet Unhan, 74 pasis (Perwira Siswa) kedokteran, 182 pendamping organik, 24 koordinator wilayah, dan 41 pimpinan. Kegiatan berlangsung pada 9-27 Oktober 2026 di 181 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
Materi pengabdian meliputi disiplin dan kepemimpinan, Pancasila dan bela negara, pembinaan jasmani, keterampilan kepramukaan, seni dan budaya, integrasi sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta nasionalisme dan sejarah perjuangan bangsa.
Melalui kegiatan ini, para kadet diharapkan dapat membantu membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, dan menumbuhkan tanggung jawab siswa Sekolah Rakyat pada jenjang SD, SMP, dan SMA.
Usai upacara pelepasan Gus Ipul, Wamensos Agus Jabo Priyono, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto, dan Rektor Unhan Dr. Anton Nugroho serta Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara (LPPN) Unhan Mayjen TNI Dr. Endro Satoto menyaksikan demonstrasi PUDD (Peraturan Urusan Dinas Dalam) tentang kerapian tempat tidur.