NADIKABAR.COM — 35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf menegaskan proses pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dilakukan lewat proses yang sah. Dia membantah adanya tuduhan-tuduhan miring terkait hasil pemilihan tersebut.

"Seluruh hasilnya ini sah, sesuai dengan seluruh ketentuan yang ada," tegas Gus Ipul --sapaan akrabnya-- dalam konferensi pers yang digelar di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).

Gus Ipul menjelaskan pemilihan Ketua Umum PBNU kini tak lagi melalui one man one vote, melainkan setiap wilayah dan cabang mengusulkan sekurang-kurangnya satu dan sebanyak-banyaknya lima nama. Lima nama dengan perolehan suara terbanyak kemudian disampaikan kepada Rais Aam terpilih untuk dimusyawarahkan bersama Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam menentukan Ketua Umum PBNU.