NADIKABAR.COM — 35 NU menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031. Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan, Anwar Abbas, menilai dua sosok tersebut akan membawa NU yang sejuk dan berkemajuan.

Menurut Anwar Abbas, KH Miftachul Akhyar adalah sosok kiai dengan dakwah sejuk dan sangat jauh dari kekerasan serta cercaan.

"Hal itu terlihat jelas dalam berbagai pidato dan ceramah yang beliau sampaikan di mana KH Miftachul Akhyar sering sekali mengingatkan kita agar dalam berdakwah jangan menempuh cara-cara yang tidak baik tapi harus lebih sejuk, dialogis dan persuasif," ujar Anwar Abbas dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Di samping dakwah, KH Miftachul Akhyar, kata Anwar Abbas, juga sangat peduli terhadap masalah ekonomi umat dan bangsa. Hal itu terlihat dalam berbagai kesempatan saat KH Miftachul Akhyar mengingatkan umat akan pentingnya penguatan dalam bidang ekonomi.

"Karena menurut sang kiai jika umat tidak bisa memperkuat dirinya dalam bidang ekonomi dan bisnis maka kita umat Islam kata beliau akan terpuruk sehingga kita tidak akan bisa menghambat dan mencegah terjadinya kemunduran umat," jelas Anwar Abbas.

KH Miftachul Akhyar, kata Anwar Abbas, juga menyampaikan pentingnya hal tersebut dalam Khutbah Iftitah Pembukaan Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus 2026. Menurutnya, apabila umat tidak bisa memperkuat bidang ekonominya, penegakan amar ma'ruf nahi munkar tidak akan berjalan dengan baik. Rais Aam dua periode itu minta pemerintah kosisten menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 untuk kemaslahatan rakyat yang luas.

Anwar Abbas menilai cita-cita KH Miftachul Akhyar akan terwujud karena Ketum PBNU terpilih adalah KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), sosok yang berpengalaman dalam bidang ekonomi dan bisnis.

"Insyaallah apa yang dicita-citakan oleh KH Miftachul Akhyar akan bisa terwujud karena yang terpilih sebagai Ketum PBNU adalah Gus Kikin seorang tokoh yang sudah banyak berpengalaman dalam bidang ekonomi dan bisnis," sebut Ketua PP Muhammadiyah UMKM, Pemberdayaan Masyarakat, dan Lingkungan Hidup itu.

Dia berharap PBNU di bawah KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin bisa membawa NU yang sejuk dan berkemajuan.

"Semoga dua tokoh ini kita harapkan akan bisa menampilkan NU yang sejuk dan berkemajuan yang akan membawa arti dan makna tidak hanya bagi NU dan umat tapi juga bagi bangsa dan negara serta kemanusiaan.. Semoga," pungkasnya.