Sebelumnya, Jumat (25/9), Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada wartawan bahwa proposal tersebut telah disampaikan Iran kepada AS melalui Qatar.​​​​​​​

Araghchi mengatakan jika kondisi yang diperlukan terpenuhi, maka Selat Hormuz akan dibuka dalam waktu tujuh hari.

Hingga kini, AS belum memberikan tanggapan secara terbuka terhadap proposal tersebut.