Dia mengatakan operasi yang dipimpin langsung Jenderal Suyudi ini memberikan pesan bahwa negara hadir dalam pemberantasan narkoba. Selain itu, menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dari sindikat narkoba.

"Keberanian Kapolri memimpin langsung operasi-operasi besar ini memberikan pesan yang sangat kuat, negara hadir dan tidak boleh kalah dengan sindikat narkoba. Langkah ini juga otomatis membakar semangat seluruh jajaran kepolisian di daerah untuk bergerak dengan frekuensi dan kecepatan yang sama," ucapnya.

Habiburokhman menegaskan Komisi III DPR mendukung komitmen Jenderal Suyudi dalam memberantas peredaran narkoba. Dia meminta kepolisian tidak mengendurkan upaya penindakan, termasuk memburu bandar besar dan membongkar jaringan yang berada di balik peredaran narkoba demi masa depan anak bangsa.

"Komisi III DPR RI mendukung penuh komitmen tanpa kompromi dari Kapolri Suyudi. Kami meminta Polri terus mempertahankan ritme gas pol ini, menyikat habis seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya dan para bandar besarnya, demi masa depan anak bangsa yang bersih dari narkoba," imbuhnya.

Sebelumnya, operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, BNN, Ditjen Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin HCL yang diangkut menggunakan kapal MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.