Nominal ini memicu protes keras dari warganet karena dianggap mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun 2025. Salah satu komentar netizen di kanal YouTube Puspresnas bahkan menyebut hadiah tersebut tidak sebanding dengan biaya persiapan lomba.
Di akhir, Mendikdasmen meminta maaf karena nominal ini sempat jadi perdebatan. Ia menegaskan bukan berarti pihaknya tak mengapresiasi prestasi, tetapi memang karena anggaran terbatas.
"Tentu uang penting, tetapi beasiswa menurut saya jauh lebih penting dan nilainya sangat besar. Sehingga ini memang bukan berarti kami tidak mendukung prestasi, tapi kami berusaha dengan dana yang memang sangat terbatas tetap bisa memberikan kesempatan bagi anak-anak kita untuk berprestasi, untuk dapat meningkatkan kemampuannya," kata Mu'ti.
"Dan mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar sebagaimana yang diharapkan," pungkasnya.