NADIKABAR.COM — Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan menilai jasa Presiden Prabowo Subianto untuk Indonesia dalam dua tahun kepemimpinan sudah besar.

Maka dari itu, dia pun mengajak kepada masyarakat tidak perlu mencela atau memaki Presiden Prabowo. Kritik-kritik, kata dia, boleh tetap disampaikan selama tidak menjurus kepada celaan karena bangsa Indonesia merupakan bangsa yang beradab.

"Saya pengin menjelaskan kepada publik bahwa yang dilakukan Pak Prabowo selama 2 tahun ini sudah luar biasa," kata Haikal dalam agenda Dialog Nasional: Refleksi 2 Tahun Pemerintah Presiden Prabowo Subianto yang digelar Gerakan Cinta Prabowo di Jakarta, Kamis.

Dia pun mengaku merupakan pengkritik, tetapi kritik yang merupakan sebuah usulan. Bahkan meski sudah berada di dalam pemerintahan, dia masih kerap mengkritik sebagai perjuangan sesama.

"Jiwa enggak pernah berubah, cuma kita tahu tempat," kata dia.

Selain itu, dia pun menilai bahwa kini perdebatan di media sosial lebih dominan berisi caci maki. Padahal, dia mengatakan bahwa Prabowo telah mengorbankan segalanya untuk bangsa.

Akhir-akhir ini, dia pun menyampaikan Presiden sudah bersikap tegas kepada para pelaku penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam dua tahun, menurut dia, sudah ada 213 orang yang dipenjara akibat kasus itu.

"Beliau sendiri yang minta supaya pembakaran itu enggak boleh lagi. 13 perusahaan sudah di-down, sudah tidak boleh beroperasi lagi," kata pria yang akrab disapa Babe Haikal itu.