NADIKABAR.COM — Ratusan pemukim ilegal Israel kembali serbu kompleks Masjid Al Aqsa serta membatasi akses warga Palestine ke masjid selama Tahun Baru Yahudi. Laporan ini disampaikan oleh Otoritas Kegubernuran Yerusalem.
Dilansir dari Anadolu Agency, setidaknya ada 593 pemukim ilegal Israel memasuki kompleks itu lewat Gerbang Dung (Bab al-Maghariba) pada hari kedua perayaan Yahudi, Minggu (13/9/2026). Aksi penerobosan tersebut berlangsung dalam sesi pagi dan sore di bawah perlindungan pasukan Israel.
Sebelumnya, pihak kegubernuran mencatat jumlah orang yang memasuki masjid sebanyak 480 orang dan angka itu diperbarui menjadi 593 orang. Lewat pernyataan terpisah, dikatakan pihak berwenang Israel membatasi akses ke Masjid Al Aqsa selama salat Subuh hari Minggu dan hanya mengizinkan akses lewat Gerbang Hutta dan Gerbang Rantai (Chain Gate).
Pihak berwenang Israel juga memberlakukan pembatasan usia bagi jemaah, sementara itu tentara berjaga di pos pemeriksaan dan menolak mengungkapkan kelompok usia mana yang diizinkan masuk menurut pihak kegubernuran.