Lebih lanjut dia menjelaskan, tiga aspek tersebut menjadi bagian penting untuk membangun konsistensi permainan Hangtuah menjelang kompetisi berikutnya. Pengamanan rebound diperlukan agar tim tidak memberikan kesempatan kedua kepada lawan, sedangkan komunikasi menjadi kunci menjaga koordinasi antarpemain.

Sementara, transition defense menjadi perhatian ketika tim kehilangan penguasaan bola. Sebab, pemain dituntut segera kembali membentuk pertahanan sehingga lawan tidak memperoleh ruang untuk melakukan serangan cepat.