NADIKABAR.COM — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth meninjau proses pembangunan Flyover Latumenten di Grogol Petamburan, Jakarta Barat agar berjalan sesuai target yang telah ditetapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Saya dapat laporan bahwa pembangunannya sudah mencapai 83 persen, makanya langsung saya cek benar atau tidaknya," kata Hardiyanto Kenneth di Jakarta, Kamis.
Ia memeriksa sejumlah bagian flyover yang memiliki panjang total 800 meter dan ingin memastikan kesesuaian antara progres pembangunan yang dilaporkan dan kondisi di lapangan.
“Tentunya secara teori kan saya sebagai anggota Dewan enggak boleh percaya begitu begitu saja.Nah, pada saat kita cek di lapangan secara teknis dan lain-lain, ternyata sudah sesuai dengan apa yang disampaikan oleh kontraktor,” kata Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.
Pria yang biasa disapa Bang Kent itu mengingatkan kontraktor agar tetap bekerja sesuai target menyelesaikan pembangunan Flyover Latumenten ini ditargetkan rampung pada Desember 2026.
“Masih ada sisa dua bulan lagi, saya harap bisa selesai sesuai target ya. Jadi, Tahun Baru nanti atau Januari 2027 bisa dibuka untuk umum dan beroperasi,” kata dia.
Terkait kendala pembangunan, ia mengungkapkan, bahwa kontraktor sempat mengeluhkan keterbatasan ruang kerja di lokasi proyek.
Namun, berdasarkan hasil peninjauannya, tidak ditemukan kendala signifikan yang berpotensi menghambat penyelesaian pembangunan.
Ia menilai kemacetan di sekitar lokasi proyek mulai terurai dalam beberapa waktu terakhir.
“Kendala yang dihadapi itu kontur yang terlalu sempit, tapi sampai detik ini saya lihat tidak ada masalah yang signifikan ya. Lalu, yang sempat dikeluhkan itu macet, tapi kita lihat belakangan ini sudah mulai terurai lah macet ,” kata dia.
Selain untuk mengurai kemacetan, Flyover Latumenten juga akan dilengkapi fasilitas publik guna menunjang mobilitas masyarakat meliputi halte TransJakarta dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dilengkapi empat unit lift untuk memudahkan akses, termasuk bagi penyandang disabilitas.
Ia berharap Flyover Latumenten dapat rampung pada Desember 2026 dan mulai beroperasi pada Januari 2027. Pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Jakarta Barat.
"Saya berharap proyek tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam mengurangi kemacetan akibat perlintasan sebidang kereta api di kawasan Latumenten, Jakarta Barat ini," kata dia.
Sementara itu, Camat Grogol Petamburan, Raditian Ramajaya mengatakan bahwa masyarakat telah lama menantikan penyelesaian pembangunan Flyover Latumenten tersebut.
Keberadaan flyover tersebut dinilai sangat penting karena perlintasan sebidang kereta api di kawasan itu kerap menghambat aktivitas warga dan memicu kemacetan panjang.
“Warga telah menantikan realisasi pembangunan Flyover Latumenten ini sejak lama. Maka dari itu, warga mengucapkan terima kasih kepada Pak Kenneth dan Pemprov DKI Jakarta,” tutur Raditian.
Warga RT 13 RW 11, Kelurahan Jelambar, Ema mengaku senang dengan pembangunan flyover yang diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan di sekitar perlintasan kereta api.
“Sudah lama kami menunggu (Flyover Latumenten)ini. Ketika Pak Kenneth hadir, langsung cepat dibangun. Alhamdulillah, kami bangga dan senang,” kata dia.