Melemahnya nilai tukar yen Jepang serta meningkatnya popularitas kosmetik dan makanan Korea di Jepang juga turut mendongkrak permintaan, menurut keterangan pejabat terkait. Merek-merek Korea menguasai 33,5 persen pangsa pasar impor kosmetik Jepang pada kuartal pertama, angka terbesar dibandingkan negara mana pun.

Lembaga tersebut berencana menggelar acara "K-Beauty Week" di Tokyo pada 26-30 Oktober serta membuka stan promosi di berbagai bandara Jepang selama periode liburan pertengahan September di negara itu, yang dikenal sebagai "Silver Week."

"Kami akan terus menerapkan langkah-langkah respons yang disesuaikan dengan kondisi pasar demi mempertahankan momentum pertumbuhan ini," ujar seorang pejabat kementerian dalam sebuah pernyataan.