NADIKABAR.COM — Harga daging sapi di Kota Mataram melonjak hingga Rp 170 ribu per kilogram. Melambungnya harga daging sapi ini dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta adanya pembatasan stok dari distributor.
Berdasarkan pantauan NadiKabar di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram, kenaikan harga daging sapi sudah terjadi sejak dua minggu terakhir. Daging sapi kualitas super atau kelas 1 yang biasa dijual di kisaran Rp 120 ribu, kini tembus Rp 160 ribu hingga Rp 170 ribu per kilogram.
"Ini yang kualitas bagus, harganya Rp 160 ribu per kilo. Kalau normal biasanya Rp 120 ribu per kilo. Sudah dua minggu ini naik harganya. Katanya sapi lagi langka, makanya naik," kata Rusdi, salah seorang pedagang sapi di Pasar Kebon Roek, saat diwawancarai, Rabu (2/9/2026).
Kondisi senada juga disampaikan Inak Sarah, pedagang sapi di Pasar Kebon Roek, Ampenan. Menurutnya, harga daging sapi melonjak tinggi setiap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, maupun hari besar keagamaan lain.
"Harganya Rp 170 ribu per kilogram. Ini yang daging super alias kelas 1. Kalau daging kelas tiga, atau yang biasa dicampur harganya Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu per kilo," ucapnya.
Menurut Inak Sarah, banyak warga akhirnya membeli daging sapi biasa alias daging sapi kelas tiga karena dinilai lebih murah dan ramah di kantong.