NADIKABAR.COM — Bagi orang Jawa, malam Jumat dianggap sakral karena diyakini menjadi waktu terbukanya gerbang alam gaib. Anggapan ini semakin kuat dengan kepercayaan bahwa malam Jumat cocok untuk ritual pesugihan dan praktik ilmu hitam.
Karenanya, tidak mengherankan bila tiap Kamis sore, pertanyaan hari ini malam Jumat apa ramai dibahas. Sebenarnya, yang ingin orang ketahui adalah hari pasaran malam Jumat tersebut. Apa itu hari pasaran?
Dalam kalender Jawa, ada dua siklus hari yang dipakai. Keduanya, dilansir buku Wariga dan Primbon: Memahami Pertanda Kehidupan oleh Miswanto, adalah saptawara dan pancawara.
Saptawara adalah siklus hari yang berjumlah 7, seperti Senin, Selasa, dan Rabu. Sementara itu, pancawara memiliki 5 hari, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi keduanya disebut weton, contoh Senin Pahing, Sabtu Legi, Kamis Pon, dan Minggu Wage.
Jadi, hari ini malam Jumat apa? Simak pembahasan lengkapnya yang telah NadiKabar siapkan berikut!
Dilihat dari Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dikeluarkan Kementerian Agama, Jumat, 4 September 2026 memiliki pasaran Wage. Dengan demikian, hari ini adalah malam Jumat Wage.
Kenapa tidak mengikuti pasaran Kamis? Bukankah nanti malam masih masuk hari Kamis?
Perlu pembaca ketahui, waktu pergantian hari kalender Jawa dan Masehi berbeda. Kalender Jawa berganti hari saat Matahari terbenam, persis kalender Hijriah. Di sisi lain, hari Masehi berganti tengah malam.
Itu artinya, terhitung saat Matahari terbenam hari ini yang ditandai dengan adzan Maghrib, hari Jumat sudah dimulai. Otomatis, pasarannya pun mengikuti Jumat, 4 September 2026.