Doa bersama digelar sebagai bentuk dukungan dari sesama jurnalis kepada keluarga para korban serta seluruh pihak yang terdampak peristiwa tersebut. Di tengah ketidakpastian, doa menjadi salah satu cara untuk menjaga harapan agar kelima jurnalis dan tiga ABK tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Pencarian terhadap delapan orang tersebut saat ini telah memasuki hari keempat. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di wilayah perairan Selat Sunda dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, serta luasnya area pencarian di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa tugas jurnalistik di lapangan memiliki berbagai risiko. Para jurnalis tidak jarang harus mendatangi lokasi dengan kondisi ekstrem demi mendapatkan informasi dan menghadirkan fakta kepada masyarakat.

Namun, di balik tugas tersebut terdapat manusia yang memiliki keluarga dan orang-orang terdekat yang menunggu kepulangan mereka. Hal yang sama dirasakan oleh keluarga tiga ABK kapal yang hingga kini masih menanti kabar dan berharap orang-orang yang mereka cintai dapat segera ditemukan.