NADIKABAR.COM — Sebagai bentuk penghormatan terhadap kedaulatan Pancasila sekaligus memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur' di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto selaku inspektur upacara. Dalam rangkaian upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Sultan B. Najamudin bertindak sebagai pembaca teks Pancasila. Sementara itu, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Ahmad Muzani, serta pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Puan Maharani.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, dalam pidato kebudayaan yang disampaikan secara terpisah melalui kanal YouTube Kementerian Kebudayaan, menekankan bahwa tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, 'Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur', membawa pesan yang relevan dengan perjalanan Indonesia saat ini. Peringatan tersebut menjadi ruang refleksi untuk melihat kembali perjalanan bangsa sekaligus menatap masa depan Indonesia.
Fadli turut menjelaskan bahwa Indonesia sedang menghadapi perubahan peradaban dunia yang berlangsung sangat cepat. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial telah mengubah cara kerja manusia. Di sisi lain, dunia juga menghadapi dinamika geopolitik, perubahan iklim, disinformasi, serta berbagai bentuk polarisasi. Di tengah dinamika tersebut, Pancasila menjadi jangkar nilai sekaligus kompas bangsa Indonesia.