Mengutip PBB, mendengarkan dan belajar dari pengalaman hidup sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang sehat secara mental, saling mendukung, dan tangguh. Menciptakan peluang bagi personel agar merasa didengarkan dan didukung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan, memperkuat kepercayaan dan ikatan, serta membantu membangun tempat kerja yang sehat dan berkelanjutan.
Seringkali, orang-orang yang hidup dengan gangguan kesehatan mental diminta untuk berbagi kisah mereka, namun dikecualikan dari proses pengambilan keputusan. Keterlibatan yang bermakna tidak hanya sebatas didengarkan saja.
Oleh karena itu, kampanye Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun ini menyerukan agar suara mereka diperhitungkan dalam membentuk kebijakan, layanan, dan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.