NADIKABAR.COM — Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan bahwa Hari Perhubungan Nasional menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah hal paling utama dalam layanan transportasi dan tidak boleh berhenti pada prosedur administrasi.

"Tetapi harus benar-benar hidup dalam pelayanan dan operasional transportasi sehari-hari," kata dia dalam Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 di Plaza Selatan Monumen Nasional, Jakarta, Selasa.

Rano mengatakanvperingatan Harhubnas tahun ini mengusung tema "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan yang Lebih Maju".

Tema tersebut juga digunakan secara nasional oleh Kementerian Perhubungan sebagai pengingat pentingnya keselamatan, konektivitas, serta peningkatan kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat.

"Transportasi bukan sekadar kendaraan atau infrastruktur, tetapi penghubung masyarakat dengan sekolah, rumah sakit, pekerjaan, pasar, dan pusat perekonomian," kata dia.

Untuk itu, di Kota Jakarta, transportasi publik harus semakin layak, menarik, dan terintegrasi.

Integrasi antarmoda, kata Rano, penting agar perjalanan masyarakat semakin mudah, cepat, dan efisien dari satu titik ke titik yang lain.

Kemudian, transportasi digital juga harus menghasilkan manfaat nyata. Teknologi harus membuat pengawasan transportasi lebih efektif.

Dia menambahkan bulan September ini dicanangkan sebagai Bulan Keselamatan Transportasi dan momentum tersebut harus menjadi awal untuk memperkuat budaya keselamatan sepanjang tahun.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan perhubungan yang bekerja di lapangan, termasuk petugas di terminal, stasiun, pelabuhan, dan berbagai simpul transportasi," kata Rano.